Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya literasi digital dalam pendidikan Islam, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang media sosial sebagai sarana pembelajaran agama. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA, artikel ini mengkaji 21 studi dalam sepuluh tahun terakhir yang relevan dengan tema literasi digital dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital dalam PAI tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, etika digital, serta pemahaman keislaman yang mendalam. Media sosial, meskipun memberikan peluang dakwah dan pembelajaran interaktif, juga membawa risiko seperti disinformasi, pemahaman agama yang dangkal, dan degradasi moral. Oleh karena itu, strategi pembelajaran yang integratif dan kolaboratif sangat diperlukan, mencakup pelatihan guru, penguatan kurikulum, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat. Kesimpulannya, literasi digital merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi Muslim yang cakap teknologi, berpikir kritis, dan berakhlak mulia di era digital.
Cite
CITATION STYLE
Annisa Rahmania Azis, & Evi Fatimatur Rusydiyah. (2025). LITERASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM: MENAVIGASI TANTANGAN DAN PELUANG MEDIA SOSIAL UNTUK PEMBELAJARAN AGAMA. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 100–117. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v5i1.729
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.