Millenial Dalam Birokrasi: Akselerasi Pegawai Millenial dalam Instansi Pemerintah

  • Juwari A
  • Fahrani N
  • Jazila S
N/ACitations
Citations of this article
72Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menjelaskan akselerasi pegawai Y (millenial) dalam birokrasi. Selama kurun waktu 2010-2019, pemerintah melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 765.712 pegawai. Di satu sisi jumlah pegawai generasi non millenial (x dan babyboomers) masih mendominasi yaitu 83,65% dari keseluruhan pegawai, sehingga terdapat gap jumlah pegawai millenial dengan pegawai generasi x dan babyboomers yang besar dalam pemerintahan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah melihat bagaimana akselerasi dari pegawai millenial dalam birokrasi. Metodologi penulisan ini menggunakan kualitatif dengan analisa data kuantitatif dan deskriptif kualitatif dengan kerangka teori terkait. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa generasi millenial masih menjadi minoritas dengan komposisi sekitar 16,35% dan 1,23% diantaranya berakselerasi ke struktural eselon IV dan III di birokrasi. Karakter millenial yang connected, confident dan creative memunculkan tantangan dan resistensi yang perlu dilihat pemerintah dalam strategi pembangunan aparatur negara. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan yaitu di bulan september 2019.

Cite

CITATION STYLE

APA

Juwari, A., Fahrani, N. S., & Jazila, S. (2020). Millenial Dalam Birokrasi: Akselerasi Pegawai Millenial dalam Instansi Pemerintah. Jurnal MSDA (Manajemen Sumber Daya Aparatur), 8(1), 14–27. https://doi.org/10.33701/jmsda.v8i1.1175

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free