Pengaruh Religiusitas terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Gap Year

  • Dewi N
  • Fuadah M
  • Disastra S
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
79Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pada mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang pernah mengalami gap year. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif yang menggunakan metode analisis regresi dan terdiri dari dua variabel yaitu religiusitas dan resiliensi. Subjek penelitian adalah 102 mahasiswa mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dengan usia 17 tahun sampai 25 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket atau kuisioner di mana peneliti menyebarkan kuisioner tersebut secara online melalui formulir Google. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas Kolmogorov Smirnov dan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil uji Determinasi Model Summary yang telah dilakukan, didapatkan nilai R square sebesar 0.31 (31%). Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen (religiusitas) berpengaruh sebanyak 31% terhadap variabel dependen (resiliensi).

Cite

CITATION STYLE

APA

Dewi, N. A. K., Fuadah, M., Disastra, S. A. N., Ramadhani, Z. A., & Nalita, Z. T. (2024). Pengaruh Religiusitas terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Gap Year. Journal of Psychology Students, 3(1), 46–53. https://doi.org/10.15575/jops.v3i1.34447

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free