PENGEMBANGAN FORMULA SIRUP ZINK DARI EKSTRAK IKAN BILIH (Mystacoleucus- padangensis) SEBAGAI ALTERNATIF SUPLEMENTASI ZINK ORGANIK PADA ANAK PENDEK (STUNTED) USIA 12-36 BULAN

  • Yuniritha E
  • Juffrie M
  • Ismail D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sirup zink ekstrak ikan bilih dibuat dari formulasi sirup dengan bahan dasar ikan bilih (mystacoleucus padangensis) yang mempunyai kandungan zink 27,8 mg/100 gram, lebih tinggi dibandingkan bahan pangan lain. Pemanfaatan ekstrak ikan bilih sebagai alternatif suplementasi zink organik untuk mengatasi defisiensi zink perlu diteliti dalam upaya percepatan penanggulangan masalah anak pendek (stunted) pada anak umur 12-36 bulan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan formula sirup zink dari ekstrak ikan bilih (mystacoleuseus padangensis) sebagai alternatif suplementasi zink organik pada anak pendek (stunted). Penelitian eksperimental laboratorium ini dimulai dari ekstraksi ikan bilih dengan metode yang standar dilakukan di laboratorium Biologi dan Sediaan Cair Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Ekstrak ikan bilih mengandung kadar zink yang sangat tinggi (161,97 mg/100 gram), di formulasi menjadi formula sirup suspensi, dengan sediaan utama estrak Zink Citrat, Vitamin A dan protein, ditambah sirup simplek (64%), CMC-Na, Asam Citrat, perasa buah dan pewarna. Formula sirup suplementasi zink ini memenuhi syarat International Zinc Nutrition Consultative Group (IZiNCG), dengan 3 formulasi terbaik berdasarkan uji organoleptik, yaitu formula F 4.1, F 2.2 dan F 2.3. Formula sirup zink dari ektrak ikan bilih dapat dijadikan sebagai alternatif suplementasi zink organik untuk menanggulangi defisiensi zink pada anak pendek (stunted).

Cite

CITATION STYLE

APA

Yuniritha, E., Juffrie, M., Ismail, D., & Pramono, S. (2015). PENGEMBANGAN FORMULA SIRUP ZINK DARI EKSTRAK IKAN BILIH (Mystacoleucus- padangensis) SEBAGAI ALTERNATIF SUPLEMENTASI ZINK ORGANIK PADA ANAK PENDEK (STUNTED) USIA 12-36 BULAN. GIZI INDONESIA, 38(1), 49. https://doi.org/10.36457/gizindo.v38i1.167

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free