Peningkatan Motorik Halus Pada Anak Balita Melalui Kegiatan Mewarnai

  • Ariesa Pandanwangi
  • Aulia Wara Arimbi Putri
  • Ratnadewi R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Orang tua kerap mengabaikan gerakan motorik halus pada balita untuk pertama kalinya yang disebut dengan tahapan coreng moreng. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan anak balita melalui kegiatan mewarnai. Metode yang dilakukan adalah metode partisipatory dengan pendekatan artistik. Tahapannya dibuat perencanaan bersama dengan orang tua, kemudian pelaksanaan dengan pendampingan orang tua dan pengabdi, evaluasi dengan pendekatan artistik. Ada 18 anak yang terlibat dalam kegiatan ini dengan rentang usia 1-5 tahun. Hasil nya objek visual yang diwarnai oleh anak 1-3 tahun memperlihatkan periode coreng moreng dengan warna yang kontras, sedangkan anak usia 4-5 tahun sudah dapat memperlihatkan kemampuannya dengan memberi warna pada bidang dengan warna yang merata. Kesimpulannya anak dapat dilatih secara terus menerus untuk meningkatkan kemampuan motorik halusnya, dan dibutuhkan pendampingan orang tua dalam hal ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ariesa Pandanwangi, Aulia Wara Arimbi Putri, Ratnadewi, R., & Kartika Suhada. (2025). Peningkatan Motorik Halus Pada Anak Balita Melalui Kegiatan Mewarnai. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(2). https://doi.org/10.51933/jpma.v7i2.1990

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free