Profil Peternakan Domba Sistem Kemitraan dan Faktor-faktor yang Memengaruhi Pendapatan Peternak Mitra

  • Kahfi M
  • Amam A
  • Jadmiko M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
30Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Usaha penggemukan domba berbasis kemitraan inti plasma di Kabupaten Bondowoso merupakan bentuk kerja sama antara peternak mitra dengan perusahaan inti, sebagai wujud keberlanjutan usaha ternak dalam meningkatkan daya saing global. Program kemitraan inti plasma penggemukan domba mendorong peternak untuk mendapat jaminan pangsa pasar yang sesuai serta meningkatkan pendapatan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya operasional, pendapatan peternak, dan faktor-faktor yang memengaruhi usaha penggemukan domba sistem kemitraan inti plasma. Variabel penelitian terdiri atas pendapatan peternak (Y), jumlah populasi ternak (X1), selisih bobot (X2), pertambahan bobot badan harian (X3), konsumsi pakan (X4), dan biaya konsumsi pakan (X5). Penelitian dilakukan di UD. Alfatih Multi Farm Desa Petung, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Analisis data menggunakan software SPSS 26.0 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian didapatkan bahwa biaya operasional 104 peternak domba dengan kepemilikan ternak domba sebanyak 4.023 ekor dengan bobot ternak rata-rata 20 kg serta konsumsi pakan sebesar 173.237 kg dan biaya konsumsi pakan sebesar Rp3.500/kg, maka biaya operasional 104 peternak domba sistem kemitraan inti plasma di Kabupaten Bondowoso sebesar Rp787.364.500. Dengan rata-rata biaya operasional peternak sebanyak 1 orang sebesar Rp7.570.812,5 dalam masa pemeliharaan 2 bulan (60 hari). Pendapatan peternak domba sebanyak 104 peternak mitra dengan penerimaan peternak sebesar Rp390.613.550, kepemilikan ternak domba sebanyak 4.023 ekor dengan bobot ternak rata-rata 20 kg serta konsumsi pakan sebesar 173.237 kg dan biaya konsumsi pakan sebesar Rp3.500/kg. Maka pendapatan peternak sebanyak 104 peternak domba sistem kemitraan inti plasma di Kabupaten Bondowoso sebesar Rp396.750.950. Dengan rata-rata pendapatan peternak sebanyak 1 orang sebesar Rp3.814.912,9 dalam masa pemeliharaan 2 bulan (60 hari). Jumlah populasi ternak dipengaruhi secara positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan peternak sebesar 0,924, selisih bobot dipengaruhi secara positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan peternak sebesar 0,381, pertambahan bobot badan harian dipengaruhi secara positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan peternak sebesar 0,291, konsumsi pakan dipengaruhi secara positif serta signifikan terhadap pendapatan peternak sebesar 0,000, dan biaya konsumsi pakan dipengaruhi secara positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan peternak sebesar 0,120. Kesimpulan penelitian ini adalah biaya operasional, pendapatan peternak, dan faktor-faktor yang memengaruhinya berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha penggemukan domba sistem kemitraan inti plasma di Kabupaten Bondowoso.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kahfi, M. A. N., Amam, A., Jadmiko, M. W., & Harsita, P. A. (2024). Profil Peternakan Domba Sistem Kemitraan dan Faktor-faktor yang Memengaruhi Pendapatan Peternak Mitra. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 2455. https://doi.org/10.25157/ma.v10i2.14209

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free