Potensi Penambahan Adsorben Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) untuk Regenerasi Minyak Jelantah

  • Rahmad Firnandi
  • Fendika Bayu Pratama
  • Alvin Dwi Kusuma Ardiansyah
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
39Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Minyak jelantah merupakan minyak yang dipakai secara berulang-ulang. Seringnya pemakaian minyak jelantah menyebabkan penurunan kualitas minyak seperti warna menjadi coklat dan timbulnya bau menyengat atau tengik yang berpotensi membahayakan kesehatan tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi penambahan adsorben tempurung kelapa (Cocos nucifera) terhadap regenerasi minyak jelantah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa adsorben tempurung kelapa setelah dilakukan pengarangan dan aktivasi dapat meregenerasi minyak jelantah yang ditinjau dari berubahnya warna pada minyak jelantah yaitu menjadi lebih cerah atau kuning dan penurunan kadar asam lemak bebas atau FFA menurun hingga 75,73% dari kadar FFA minyak jelantah awal 1,03% menjadi 0,25%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmad Firnandi, Fendika Bayu Pratama, Alvin Dwi Kusuma Ardiansyah, & Denny Oktavina Radianto. (2023). Potensi Penambahan Adsorben Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) untuk Regenerasi Minyak Jelantah. Journal of Student Research, 1(4), 1–9. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i4.1342

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free