Abstract
Penelitian ini mengevaluasi pembangunan kualitas hidup manusia dengan analisis klaster berdasarkan IPM, untuk mencapai visi "Indonesia Emas 2045". Tujuan penelitian ini untuk mengklasifikasi kabupaten/kota dilihat dari indikator kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak sehingga kabupaten/kota tersebut secara efektif dapat membenahi indikator yang kurang di wilayahnya. Dengan menggunakan berbagai metode machine learning dipilih terbaik yaitu AGNES, kabupaten/kota dikelompokkan menjadi empat klaster: rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Hasilnya menunjukkan bahwa 244 kabupaten/kota berada di klaster sedang, 188 di klaster tinggi, 68 di klaster sangat tinggi, dan 14 di klaster rendah. Kabupaten/kota dengan IPM rendah dan sedang memerlukan peningkatan di semua aspek, sementara klaster tinggi perlu fokus pada pendidikan. Kebijakan strategis di sektor kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup dan mencapai pembangunan nasional yang merata.
Cite
CITATION STYLE
Ismail, G. (2024). Penerapan Analisis Klaster dan Prediksi Indeks Pembangunan Manusia untuk Mengevaluasi Kualitas Hidup Manusia dalam Pembangunan Nasional. Seminar Nasional Official Statistics, 2024(1), 559–570. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2024i1.2111
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.