Cinta dan Kasih Sayang Menurut Pemikiran Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow

  • Putri A
  • Fernando I
  • Jenira J
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
94Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cinta dan kasih sayang seseorang menurut pemikiran hierarki kebutuhan Abraham maslow merupakan cinta yang wajar untuk didapatkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang banyak menemukan masalah-masalah pada orang tua yang mengizinkan anaknya pacaran. Cinta dan kasih sayang ini dalam teori Abraham Maslow terletak pada tahapan ketiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cinta itu bisa didapatkan melalui perjalanan yang mengalir saja yang bisa didapatkan dari keluarga, cinta itu dicari karena sebuah kebutuhan. Kebutuhan itu didapatkan dan didorang oleh keinginaan untuk merasakaan cinta dan kasih sayang dari seorang. Ada faktor orang tua yang mana orang tua bisa memberikan cinta dan kasih sayang serta bisa meyalurkan cinta itu tanpa menunjukan kearah zina seperti cinta didalam pertemanan. Pacaran menjadi tema utama dalam membahas masalah penelitian ini. maka dapat disimpulkan bahwa cinta dan kasih sayang tidak hanya di dapatkan dengan cara berpacaran Namun bisa dengan lingkungan pertemanan dan keluarga yang harmonis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, A. P. L., Fernando, I., Jenira, J., & Yulandari, R. (2024). Cinta dan Kasih Sayang Menurut Pemikiran Hierarki Kebutuhan Abraham Maslow. ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 2(3). https://doi.org/10.29300/istisyfa.v2i3.2441

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free