Abstract
Sistem antrian manual di barbershop sering menimbulkan ketidakefisienan, seperti antrian panjang dan kesalahan pencatatan yang dapat mengakibatkan ketidakpuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem antrian berbasis tiket, mirip dengan sistem yang digunakan di bank, di mana pelanggan dapat mengambil nomor tiket dan dipanggil sesuai dengan nomor yang diambil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kebutuhan pengguna untuk memahami harapan dan masalah yang dihadapi pelanggan, serta perancangan sistem menggunakan diagram alir (flowchart) dan Unified Modeling Language (UML) untuk memvisualisasikan proses dan interaksi dalam sistem. Implementasi sistem dilakukan menggunakan Raspberry Pi sebagai pengendali utama dan printer thermal untuk mencetak tiket antrian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini berhasil mengurangi waktu tunggu pelanggan hingga 40% dibandingkan dengan sistem manual sebelumnya. Selain itu, survei kepuasan pengguna menunjukkan peningkatan signifikan, dengan 85% pelanggan merasa lebih puas dengan pengalaman antrian mereka. Kesimpulannya, sistem antrian berbasis tiket ini terbukti efektif dalam mengoptimalkan operasional barbershop, meningkatkan efisiensi layanan, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi barbershop lain yang ingin meningkatkan sistem antrian mereka dan memberikan layanan yang lebih baik.
Cite
CITATION STYLE
Kris, J. P. A., & Lahallo, J. (2025). DESAIN SISTEM ANTRIAN PELANGGAN BARBERSHOP. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, 4(3), 321–339. https://doi.org/10.51903/m6be0y92
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.