Ketika Kekuasaan Di Uji: Nepotisme, Fitnah, dan Perang Saudara di Zaman Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib

  • Ramadhani Fitrie N
  • Maftuh Sujana A
  • Upera Amzaeni D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penulisan Artikel ini membahas dinamika kekuasaan dan krisis politik pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Masa kepemimpinan kedua khalifah tersebut menjadi periode yang sangat menentukan dalam sejarah Islam, karena diwarnai oleh tuduhan nepotisme, fitnah politik, serta perang saudara yang menguji keutuhan umat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penyebab munculnya konflik internal umat Islam, sekaligus menganalisis nilai-nilai moral dan kepemimpinan yang tercermin dalam tindakan para khalifah. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-historis, penelitian ini menelusuri data dari berbagai sumber pustaka, seperti jurnal, artikel akademik, dan literatur sejarah Islam klasik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tuduhan nepotisme terhadap Utsman bin Affan lebih bersifat politis daripada faktual, sementara kepemimpinan Ali bin Abi Thalib menampilkan keteguhan moral dan prinsip keadilan di tengah tekanan politik dan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa kekuasaan dalam Islam sejatinya merupakan ujian moral dan spiritual bagi pemimpin, yang hanya dapat dijalankan dengan integritas dan keadilan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramadhani Fitrie, N., Maftuh Sujana, A., Upera Amzaeni, D., Dhafiyah Widyatmaka, N., & Septiyani. (2025). Ketika Kekuasaan Di Uji: Nepotisme, Fitnah, dan Perang Saudara di Zaman Utsman Bin Affan dan Ali Bin Abi Thalib. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 4379–4384. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1865

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free