PENERAPAN TEKNOLOGI PESTISIDA NABATI PADA BUDIDAYA PADI DAN CABAI DI NAGARI CAMPAGO KECAMATAN LIMAKOTO KAMPUNG DALAM KABUPATEN PADANG PARIAMAN

  • Zainal A
  • S S
  • Kasim M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Nagari Campago terletak di Kecamatan Limakoto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman. Daerahnya memiliki potensi besar dalam bidang pertanian, karena terdapat luasnya areal pertanian lahan basah untuk budidaya padi beras putih dan lahan kering untuk tanaman cabai dan tanaman semusim lainnya. Namun realitas yang terjadi pada Nagari Campago beberapa kali masa panen, petani mengalami serangan hama dan penyakit hingga gagal panen. Informasi budidaya padi beras merah masih terbatas dimiliki oleh petani. Tujuan kegiatan ini adalah agar petani Nagari Campago mendapatkan pengetahuan  dan pemahaman tentang padi beras merah, petani dapat mengenal dan mampu membuat pestisida nabati yang dapat  dimanfaatkan untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman, sehingga menekan biaya pemeliharaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Nagari Campago, Kecamatan Limokoto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, diskusi, monitoring. Sosialisasi manfaat padi beras merah dan pelatihan demonstrasi pembuatan pestisida nabati kepada mitra kelompok tani “Bukik Caliak Indah”. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah masyarakat sangat tertarik untuk budidaya padi beras merah dan cabai organik. Masyarakat mampu membuat pestisida nabati sendiri untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan adalah petani menyadari budidaya ramah lingkungan, dan alternatif sumber tanaman pangan.Nagari Campago is located in Limakoto Subdistrict, Kampung Dalam, Padang Pariaman Regency. The area has great potential in agriculture, because there is a large area of wetland agriculture for white rice cultivation and dry land for chili plants and other seasonal crops. However, the reality that happened to Nagari Campago was that several times the harvest period, farmers experienced pests and diseases that resulted in crop failure. Farmers have limited information on red rice cultivation. The purpose of this activity is for Nagari Campago farmers to gain knowledge and understanding about brown rice, farmers can recognize and be able to make vegetable pesticides that can be used to control plant pests and diseases, thereby reducing maintenance costs. This activity was carried out in Nagari Campago, Limokoto Subdistrict, Kampung Dalam, Padang Pariaman Regency, West Sumatra Province. The method used is lecture, demonstration, discussion, monitoring. Socialization of the benefits of brown rice and demonstration training on the manufacture of vegetable pesticides to partners of the “Bukik Caliak Indah” farmer group. The result of the implementation of the activity is that the community is very interested in the cultivation of organic red rice and chili. The community is able to make their own botanical pesticides to control plant pests and diseases. From the results of the activity, it can be concluded that farmers are aware of environmentally friendly cultivation, and alternative sources of food crops.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zainal, A., S, S. P., Kasim, M., Syarif, A., Gustian, G., Satria, B., & Herawati, N. (2022). PENERAPAN TEKNOLOGI PESTISIDA NABATI PADA BUDIDAYA PADI DAN CABAI DI NAGARI CAMPAGO KECAMATAN LIMAKOTO KAMPUNG DALAM KABUPATEN PADANG PARIAMAN. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 5(2), 69–76. https://doi.org/10.25077/jhi.v5i2.538

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free