DAMPAK PEMBELAJARAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA: STUDI SLR

  • Kismiyanti K
  • Susilo B
  • Agoestanto A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan berpikir kritis salah satu kompetensi fundamental yang diperlukan siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Tujuan dari penelitian menggunakan systematic literature review ini yaitu menganalisis dampak pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan meta sintesis dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020 – 2024 dari database Google Scholar dan terakreditasi Sinta. Kriteria inklusi meliputi penelitian empiris yang mengkaji implementasi PMRI dan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah atas. Berdasarkan analisis, pendekatan PMRI terbukti secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan effect size berkisar antara 0,72 – 1,24 yang dikategorikan sebagai dampak besar. Konteks pembelajaran realistik yang mengintegrasikan situasi kehidupan nyata mampu merangsang proses kognitif tingkat tinggi, mendorong siswa menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara mendalam. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan PMRI efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan secara maksimal kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran matematika.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kismiyanti, K., Susilo, B. E., Agoestanto, A., & Mariani, S. (2025). DAMPAK PEMBELAJARAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA: STUDI SLR. JP2M (Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika), 11(2), 1483–1493. https://doi.org/10.29100/jp2m.v11i2.8251

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free