Abstract
Latarbelakang: Diabetes Melitus merupakan bagian dari bentuk penyakit degeneratif yang masih menjadi perhatian tersendiri bagi dunia kesehatan, karena memiliki sutau ancaman yang menakutkan tersendiri di masyarakat, sehingga dibutuhkan sebuah kepatuhan yang adekuat yang ditinjau dari aspek spiritualitasnya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan aspek spiritual: transpersonal dengan kepatuhan berobat pada lansia dm di desa pacing sukosewu bojonegoro. Metode: Metode penelitian dengan menggunakan Non-Eksperimen dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebesar 59 dari teknik sampling simple random dengan memperhatikan kriteria inklusi yaitu lansia dengan domisili tetap, Bisa baca tulis dan berkenan menjadi responden yang dilaksanakan pada november-desember 2023 serta menggunakan uji statistik spearman’s rho dengan tingkat kepercayaan 95% (ᾳ=0,05). Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh nilai p value menggunakan analisis korelasi spearman’s rho sebesar 0,000 lebih kecil dari α 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara aspek spiritual: transpersonal dengan kepatuhan berobat diabetes melitus. Nilai keeratan hubungan pada penelitian ini sebesar 0,587 yang berarti keeratan kategori kuat. Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikann antara aspek spiritual: transpersonal dengan kepatuhan berobat pada lansia DM Di Desa Pacing Sukosewu Bojonegoro sehingga sangat penting untuk setiap penderita DM untuk selalu memperhatikan menejemen terapi yang dijalani untuk kualitas kesehatanya.
Cite
CITATION STYLE
Zainal Abidin, A. (2024). Hubungan Aspek Spiritual: Transpersonal Dengan Kepatuhan Berobat Pada Lansia Dm Di Desa Pacing Sukosewu Bojonegoro. Journal of Pubnursing Sciences, 2(02), 67–72. https://doi.org/10.69606/jps.v2i02.119
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.