Evaluasi Manajemen Agribisnis Berkelanjutan dan Tata Kelola Usaha Peternakan Sapi Perah di Desa Wiyurejo

  • Wahyudi A
  • Maulana F
  • Hidayatulloh A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Pengelolaan peternakan sapi perah di Indonesia menghadapi tantangan besar, termasuk fluktuasi harga pakan, keterbatasan sumber daya manusia, dan dampak lingkungan yang diakibatkan oleh limbah ternak. Desa Wiyurejo sebagai salah satu daerah penghasil susu, menghadapi tantangan dalam mewujudkan manajemen agribisnis yang berkelanjutan untuk menjamin kelangsungan usaha dan kesejahteraan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen agribisnis berkelanjutan dalam usaha peternakan sapi perah di Desa Wiyurejo, serta mengidentifikasi capaian manajerial dalam tata kelola usaha peternakan yang diterapkan di Koperasi Susu SAE Pujon pada Desa Wiyurejo. Tujuan: Memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan Sapi perah di Desa Wiyurejo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan kuesioner yang melibatkan peternak dan pengelola koperasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa manajemen agribisnis berkelanjutan telah diterapkan dengan baik dalam aspek sarana dan prasarana, pemilihan bibit unggul, dan pengelolaan pakan yang sudah dipersiapkan dengan baik sebelumnya. Sistem pemeliharaan sapi perah yang diterapkan juga menunjukkan efektivitas, di mana peternak mengadopsi sistem intensif yang memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap ternak. Namun, pengelolaan limbah ternak yang masih belum optimal, seperti pembuangan langsung ke sungai, menjadi kendala utama yang mengancam keberlanjutan lingkungan. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang tantangan dan peluang dalam pengelolaan peternakan sapi perah yang berkelanjutan. Ke depan, perlu adanya perbaikan dalam pengelolaan limbah ternak dan peningkatan integrasi antara sektor peternakan, pemerintah, dan masyarakat untuk mencapai keberlanjutan yang lebih baik.Background: Dairy farm management in Indonesia faces major challenges, including fluctuations in feed prices, limited human resources, and the environmental impact of livestock waste. Wiyurejo Village, as a milk-producing area, faces challenges in implementing sustainable agribusiness management to ensure business continuity and farmer welfare. This study aims to evaluate sustainable agribusiness management in dairy farming in Wiyurejo Village and identify managerial achievements in the management of livestock businesses implemented at the SAE Pujon Milk Cooperative in Wiyurejo Village. Purpose: Providing recommendations to improve the sustainability of dairy farming in Wiyurejo Village. Methods: This study uses a qualitative approach with descriptive data analysis. Data collection was conducted through structured interviews, observations, and questionnaires involving farmers and cooperative managers. Data analysis techniques used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Results: This study found that sustainable agribusiness management has been well implemented in terms of facilities and infrastructure, selection of superior seeds, and feed management that has been well prepared in advance. The dairy cow maintenance system that has been implemented has also proven to be effective, with farmers adopting an intensive system that allows for better control of livestock. However, livestock waste management, which is still not optimal, such as direct disposal into rivers, is a major obstacle that threatens environmental sustainability. Conclusion: Finally, this study provides important insights into the challenges and opportunities in sustainable dairy farming management. Going forward, improvements in livestock waste management and greater integration between the livestock sector, government, and community are needed to achieve greater sustainability.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahyudi, A., Maulana, F. F., Hidayatulloh, A. F., & Al Kindy, M. A. (2026). Evaluasi Manajemen Agribisnis Berkelanjutan dan Tata Kelola Usaha Peternakan Sapi Perah di Desa Wiyurejo. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 29(1), 40–52. https://doi.org/10.22437/jiiip.v29i1.49443

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free