Budaya Menghafal Al-Quran: Motivasi dan Pengaruhnya Terhadap Religiusitas

  • Huda M
N/ACitations
Citations of this article
348Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Alquran pada masa awal turunnya banyak dihafalkan oleh para sahabat. Mereka menghafal dengan motivasi utama menjaga kemurnian dan kelanggengan Alquran. Karena jika Alquran tidak dihafal, dengan sendirinya Alquran akan hilang. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak umat Islam yang menghafal Alquran. Tentu tujuan utama bukanlah untuk menjaga kelanggengan Alquran, karena sudah banyak teknologi canggih untuk menyimpan Alquran. Motivasi mereka kini bermacam-macam. Tulisan ini membahas motivasi-motivasi para penghafal Alquran masa kini. Sekaligus menyelidiki pengaruh hafalan Alquran terhadap religiusitas mereka. Data lingkup kecil menemukan bahwa hafalan mereka tidaklah berpengaruh secara siginifakan terhadap religiusitas mereka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Huda, M. N. (2018). Budaya Menghafal Al-Quran: Motivasi dan Pengaruhnya Terhadap Religiusitas. Sukma: Jurnal Pendidikan, 2(2), 247–260. https://doi.org/10.32533/02205.2018

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free