Abstract
Akhir-akhir ini banyak beredar berbagai macam produk suku cadang pin piston mulai dari produk original yang biasanya berharga mahal, hingga produk–produk non original yang harganya relatif lebih murah. Saat ini produk non original yang dijual dipasaran, harganya setengah kali lipat lebih murah dibandingkan dari harga produk originall. Kualitas produk non original memang perlu dipertanyakan, melihat perbedaan harga yang cukup besar ini. Sehingga perlu membandingkan kualitas dari sifat-sifat mekanis antara pin piston original dengan non original yang telah mengalami proses perlakuan panas dengan proses holding time 60 menit. Proses heat treatment dilakukan pada spesimen pin piston dilakukan pada suhu dibawah titik lebur yaitu 850oC dan ditahan selama 30 menit. Kemudian di quenching dengan air, dilanjutkan dengan proses tempering pada suhu 200oC, 400oC, 600oC dengan proses holding time selama 60 menit. Hasil dari pengujian didapatkan bahwa nilai rata-rata kekerasan dengan metode Rockwell pada spesimen yang tidak diberikan perlakuan panas pada suhu ruang 28°C yaitu sebesar 55 HRC untuk spesimen original dan 54 HRC untuk spesimen non original. Pin piston non original masing-masing memiliki kenaikan sebesar 7,4 %, 1,85% dan penurunan sebesar 11,11 % pada setiap proses tempering 200°C, 400°C dan 600°C. Spesimen pin piston non original dengan proses tempering 200°C adalah spesimen yang nilai kekerasannya mendekati spesimen pin piston
Cite
CITATION STYLE
Sampurna, W., & Kaelani, Y. (2017). Studi Eksperimen Proses Tempering Terhadap Kekerasan Permukaan dan Estimasi Keausan. Jurnal Teknik ITS, 5(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v5i2.20745
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.