Strategi Manajemen Dakwah Kultural: Revitalisasi Kearifan Lokal dengan Pendekatan Tafsir Ayat-Ayat Kauniyah di Masyarakat Adat

  • Cahyono A
  • Mukti A
  • Fathoni A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Strategi dakwah budaya di masyarakat adat melibatkan revitalisasi kearifan lokal melalui penafsiran tafsir ayat-ayat kauniyah (ayat-ayat kosmik) untuk menyelaraskan ajaran agama dengan nilai-nilai tradisional. Pendekatan ini mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dengan praktik budaya masyarakat adat, mendorong keharmonisan sosial dan kesadaran spiritual sambil menghormati identitas lokal. Dakwah budaya yang efektif menggunakan komunikasi adaptif, termasuk penggunaan bahasa lokal dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan masyarakat, yang membangun kepercayaan dan mengkontekstualisasikan pesan-pesan agama dalam kerangka budaya masyarakat. Revitalisasi kearifan lokal melalui penafsiran ayat-ayat kosmik memperkuat hubungan masyarakat dengan nilai-nilai spiritual dan ekologis, mendorong pelestarian lingkungan dan kohesi sosial. Strategi ini juga mendukung pelestarian warisan budaya di tengah tantangan modernisasi dengan menanamkan ajaran Islam dalam bentuk-bentuk yang relevan secara budaya seperti upacara, seni, dan praktik sehari-hari. Secara keseluruhan, dakwah budaya yang merevitalisasi kearifan lokal melalui tafsir ayat-ayat kauniyah menawarkan model berkelanjutan untuk memberdayakan masyarakat adat, meningkatkan pemahaman agama, dan mempertahankan identitas budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyono, A. M., Mukti, A., Fathoni, A. N., Hakim, M. L., & Evannathan, M. F. (2025). Strategi Manajemen Dakwah Kultural: Revitalisasi Kearifan Lokal dengan Pendekatan Tafsir Ayat-Ayat Kauniyah di Masyarakat Adat. Jurnal Pengabdian West Science, 2(01), 220–248. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i01.3059

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free