URGENSI ISBAT NIKAH BAGI PERKAWINAN DIBAWAH TANGAN (Studi Kasus Pada Warga di Desa Ciherang Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta)

  • Sanusi M
  • Ahmad Tadjudin A
  • Gussevi S
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstraksiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan bagaimana Urgensi Itsbat Nikah Bagi Perkawinan Dibawah Tangan. Hal ini penting untuk diteliti mengingat banyaknya warga desa ciherang kecamatan pasawahan kabupaten purwakarta yang belum mendapatkan akta nikah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pendekatan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa untuk mengambarkan sebuah urgensi yang terjadi dimasyarakat dan tentunya membutuhkan penggambaran yang mendalam.Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa pertama, yang melatar belakangi pernikahan dibawah tangan tersebut adalah latar belakang ekonomi, hamil diluar nikah, dan belum cukup umur. Kedua, Proses pernikahan dibawah tangan yang dilakukan oleh tiga pasangan tersebut dilakukan hanya dengan pihak keluarga dan tokoh agama. Tempat pelaksanaan pernikahan dari ke tiga pasangan tersebut ada yang dilakukan di kediaman pihak perempuan, laki-laki, dan tokoh agama. Ketiga, Isbat nikah dianggap sangat penting dan berguna. Sebab dengan isbat nikah, mereka mendapatkan Akta Nikah dari perkawinannya sehingga bisa digunakan untuk keperluan-keperluan anak dan keluarga. Seperti keperluan untuk membuat akta kelahiran anaknya, keperluan mengurus surat izin menjadi TKI dan lain sebagainya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sanusi, M., Ahmad Tadjudin, A., & Gussevi, S. (2022). URGENSI ISBAT NIKAH BAGI PERKAWINAN DIBAWAH TANGAN (Studi Kasus Pada Warga di Desa Ciherang Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta). Muttaqien; Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies, 3(2). https://doi.org/10.52593/mtq.03.2.03

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free