Konflik Program Lumbung Pangan: Studi Kasus Desa Pilang di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah

  • Haloho K
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program Lumbung Pangan (Food Estate) di Desa Pilang dilaksanakan pada tahun 2021 dengan kegiatan ekstensifikasi lahan untuk sawah, terjadi aksi penolakan salah satu warga pemilik lahan ketika kontraktor melaksanakan pembukaan lahan. Tujuan penelitian adalah menganalisis permasalahan sosial dari pelaksanaan program tersebut, metode penelitian adalah deskripsi kualitatif dengan analisis data model interaktif menggunakan alat bantu analisis yaitu pohon konflik dan diagram manajemen konflik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa permasalahan sosial merupakan konflik lahan yang bersifat vertikal, konflik terjadi akibat warga pemilik lahan menolak kontraktor melaksanakan pembukaan lahan dari peta rencana hasil rekomendasi Tim Survei, Investigasi dan Desain (SID). Penolakan terjadi akibat lahan milik warga tersebut merupakan hutan berisi kebun karet sebagai sumber mata pencaharian. Bentuk konflik merupakan destruktif karena adanya perasaan emosi atau kekecewaan pemilik lahan, karena terjadinya perobekan baju ketika aksi pengadangan alat berat di lokasi program. Penyelesaian konflik lahan yang dilakukan oleh kelompok atas (superordinat) dengan gaya mendominasi oleh pemerintah dan menghindar oleh kontraktor, karena konflik diselesaikan dengan merelokasi lahan ke wilayah lain. Efek konflik terhadap program adalah luas lahan yang direncanakan tidak terealisasi sesuai dengan target luasan, sedangkan terhadap masyarakat adalah terdapat empat (4) kelompok tani tidak memiliki lahan cetak sawah yang menimbulkan ketidakpuasan karena kondisi lahan yang dicetak tidak maksimal dan kecemburuan antara kelompok tani yang telah dibuka dengan kelompok yang tidak jadi dibuka. Ketidakadilan dalam implementasi program yang memicu konflik lahan merupakan bentuk pengabaian status sosial pemilik lahan, kendala eksternal disikapi oleh pemerintah dan kontraktor menunjukkan rendahnya mobilitas vertikal kelompok subordinat di Desa Pilang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haloho, K. S. (2025). Konflik Program Lumbung Pangan: Studi Kasus Desa Pilang di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah. Sociale : Journal of Social and Political Sciences, 1(1), 1–17. https://doi.org/10.69836/sociale.v1i1.232

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free