Terapi Bermain Clay Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun)

  • Ria Setia Sari
  • Fina Afriani
N/ACitations
Citations of this article
323Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Kecemasan merupakan perasaan yang paling umum dialami oleh pasien anak yang sedang mengalami hospitalisasi. Terapi bermain adalah suatu kegiatan bermain yang dilakukan untuk membantu penyembuhan anak dan sarana dalam melanjutkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Dengan terapi bermain, diharapkan kecemasan anak segera menurun, sehingga dapat menjadikan anak lebih bekerjasama pada petugas kesehatan. Permainan yang cocok diterapkan untuk anak usia prasekolah salah satunya adalah permainan membentuk (kontruksi) seperti clay. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain clay terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RSUD Balaraja Tangerang. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian Praeksperimen dengan rancangan One Group Pretest Posttest. Sampel yang diambil 24 responden dengan menggunakan Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi serta uji analisis yang digunakan adalah Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, nilai  (Sig 0,000 <0,05). Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka ada pengaruh terapi bermain clay terhadap tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun).

Cite

CITATION STYLE

APA

Ria Setia Sari, & Fina Afriani. (2019). Terapi Bermain Clay Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun). Jurnal Kesehatan, 8(1), 51–63. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v8i1.151

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free