SEJARAH DAN KAIDAH JARH WA AL-TA'DIL

  • Tangngngareng T
  • S. Puyu D
  • Perdana Rayyn I
N/ACitations
Citations of this article
250Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membahas tentang sejarah dan kaidah atau landasan teoretis al-jarh} wa al-ta‘di>l sebagai sebuah cabang keilmuan yang memiliki peran penting dalam ilmu hadis. Dalam artikel ini terdapat dua bahasan penting yang akan menjadi pokok pembahasan yaitu, terkait dengan sejarah ilmu al-jarh} wa al-ta``di>l dan kaidah al-jarh} wa al-ta‘di>l. Oleh karena itu, perlu kiranya memaparkan hal tersebut agar tidak menimbulkan kekeliruan dalam memahaminya dengan melakukan telaah historis berdasarkan kajian kepustakaan. Maka kesimpulannya adalah al-jarh} wa al-ta‘di>l telah dimulai pada masa Nabi saw. dan terus berkembang sampai generasi tabi‘ al-ta>bi‘i>n, bahkan setelahnya. Adapun kaidah al-jarh} wa al-ta‘di>l merupakan metode atau pisau analisis yang digunakan untuk pemecahan masalah dalam melakukan kritik terhadap sanad hadis yang menjadi objek penelitian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tangngngareng, T., S. Puyu, D., & Perdana Rayyn, I. G. B. A. (2022). SEJARAH DAN KAIDAH JARH WA AL-TA’DIL. Ihyaussunnah : Journal of Ulumul Hadith and Living Sunnah, 1(2), 142–163. https://doi.org/10.24252/ihyaussunnah.v1i2.29997

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free