Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan struktur Gedung Kantor Otoritas Jasa Keuangan Kawasan Regional 4 Jawa Timur menggunakan beton pracetak. Penggunaan beton pracetak didasarkan pada keunggulan dalam aspek ekonomi, efisien, kecepatan dalam pelaksanaan dan konsumsi energi yang berdampak terhadap lingkungan. Struktur beton pracetak direncanakan dengan menganggap struktur tersebut bersifat monolit yang dicor di tempat. Elemen pracetak memerlukan sambungan yang berfungsi mentransfer gaya – gaya yang terjadi antar elemen. Perencanaan mengacu pada pedoman yang berlaku di Indonesia yaitu SNI 1727:2020, SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019. Berdasarkan hasil analisis didapatkan konfigurasi struktur, dimensi masing – masing elemen struktur dan sambungan antar elemen strktur. Sambungan menggunakan kombinasi sambungan kering dan basah yang bertujuan untuk menghasilkan struktur yang monolit. Sambungan antara kolom dengan kolom menggunakan 4 buah PEC® Column Shoe, sambungan antara balok induk dengan balok anak menggunakan kombinasi konsol pendek, 2 buah BECO® Beam Shoe pada bagian bawah balok induk dan Rebar Coupler yang menyambungkan tulangan atas balok induk. Sambungan antara balok anak dengan balok induk menggunakan 2 buah BECO® Beam Shoe pada bagian bawah balok anak dan tulangan penyaluran pada bagian atas balok anak. Sambungan pelat dengan balok menggunakan tulangan penyaluran pada bagian atas dan bawah pelat.
Cite
CITATION STYLE
Dwi Oktavianto, & Nurul Rochmah. (2022). PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG KANTOR OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) KAWASAN REGIONAL 4 DENGAN METODE BETON PRACETAK. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 11(2), 229–239. https://doi.org/10.22225/pd.11.2.5367.229-239
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.