Abstract
Latar Belakang: PFPS merupakan kondisi klinis yang ditandai dengan nyeri lutut anterior. Prevalensi PFPS yaitu 22/1.000 orang per tahun dan bisanya terjadi pada dewasa muda. Penyebab terjadinya PFPS dikarenakan banyak faktor, salah satunya akibat kelemahan ototQF. Kelemahan dari otot QF menyebabkan lutut tidak stabil, sehingga mungkin berpengaruh terhadap performa fungsional seorang atlet dan menyebabkan PFPS.Tujuan: Tujuan dari literature review ini untuk mengetahui hubungan morfologi dan kekuatan otot QF, terhadap PFPS dan performa fungsional pada atlet level 1.Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau literature review.Pencarian artikel literatur melalui situs PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci “Morphology Quadriceps Femoris”, “Quadriceps Muscle Strength”, “Patello Femoral Pain Syndrome”, “Anterior Knee Pain”, “Functional Performance”.Hasil: Dari lima pustaka yang ditinjau, ditemukan hubungan antara morfologi dan kekuatan otot QF dengan PFPS karena adanya ketebalan tendon QF dan patella akibat ketegangan otot QF serta ditemukan penurunan kekuatan otot QF pada pasien PFPS. Terdapat hubungan antara morfologi dan kekuatan otot QF terhadap performa fungsional disebabkan oleh ketebalan dan kekuatan otot QF yang dikaitkan dengan komponen performa fungsional salah satunya adalah kemampuan melompat. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan hubungan yang signifikan antaramorfologi dan kekuatan otot QF dengan PFPS, serta terdapat hubungan signifikan antaramorfologi dan kekuatan otot QF dengan performa fungsional.
Cite
CITATION STYLE
Ni Putu Diah Asyana Putri, Adhitya, I. P. G. S., & Dewi, A. A. N. T. N. (2024). HUBUNGAN MORFOLOGI DAN KEKUATAN OTOT QUADRICEPS FEMORIS DENGAN PATELLO FEMORAL PAIN SYNDROME DAN PERFORMA FUNGSIONAL PADA ATLET LEVEL 1. Kinesiology and Physiotherapy Comprehensive, 3(2), 29–33. https://doi.org/10.62004/kpc.v3i2.42
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.