Abstract
Bangle (Zingiber purpureum Roscoe) termasuk keluarga Zingiberaceae yang dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh 2.4-D dan kinetin pada inisiasi kalus bangle. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tumbuhan, Prodi Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana dari bulan Februari hingga bulan Mei 2023. Desain percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dan lima ulangan. Faktor pertama konsentrasi 2.4-D (0, 1 dan 2 ppm) dan faktor kedua konsentrasi kinetin (0, 0.5 dan 1 ppm). Variabel yang diamati meliputi waktu inisiasi kalus, persentase pembentukan kalus, dan morfologi kalus. Hasil penelitian menunjukkan 1 ppm 2.4-D - 0.5 ppm kinetin menghasilkan waktu inisiasi kalus tercepat (10.8 HST) dan persentase pembentukan kalus tertinggi (100%), sementara 1 ppm 2.4-D - 0.5 ppm kinetin dan 2 ppm 2.4-D - 0.5 ppm kinetin menghasilkan morfologi kalus yang baik dan embriogenik (warna putih dengan tekstur remah). Kata Kunci: auksin, sitokinin, tanaman obat, Zingiberaceae
Cite
CITATION STYLE
Tarigan, S. D. S., Astarini, I. A., & Astiti, N. P. A. (2023). Inisiasi Kalus Bangle (Zingiber purpureum Roscoe) pada Beberapa Kombinasi 2.4-D dan Kinetin. Jurnal Hortikultura Indonesia, 14(2), 93–99. https://doi.org/10.29244/jhi.14.2.93-99
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.