Diplomasi Soft Power Indonesia melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan

  • Soesilowati S
N/ACitations
Citations of this article
425Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Studi ini membahas implementasi diplomasi Soft Power Indonesia melalui pertukaran dan pengembangan pendidikan dan kebudayaan di luar negeri. Bagaimana sebenarnya strategi dan karakter diplomasi ini? Sampai seberapa jauh diplomasi pendidikan memperkuat tujuan dan kepentingan nasional? Apa saja upaya, tantangan dan kesempatan dalam mengimplementasikan tipe diplo-masi ini? Studi ini menguatkan argumen bahwa ada hubungan secara langsung atau tidak langsung antara diplomasi pendidikan dan kepentingan nasional. Disamping beberapa beberapa capaian, masih ada beberapa kekurangan, dan kendala yang menghambat untuk dapat memaksimalkan hasil dari upaya pertukaran pendidikan internasional ini. Artikel ini juga berargumen bahwa diplomasi Soft Power memperkuat signifikansi ‘new diplomacy’ atau ‘neo diplomacy’. Bentuk diplomasi ini melibatkan berbagai aktor sehingga bersifat inklusif dalam proses diplomasi saat ini dibutuhkan. Untuk menjelaskan secara lebih terperinci dari fenomena ini maka juga akan diterangkan dengan studi kasus atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Filipina.

Cite

CITATION STYLE

APA

Soesilowati, S. (2017). Diplomasi Soft Power Indonesia melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Jurnal Global & Strategis, 9(2), 293. https://doi.org/10.20473/jgs.9.2.2015.293-308

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free