Abstract
Latar Belakang : Di Indonesia pada usia menarche bervariasi antara 10 sampai 16 tahun, dimana menarche terjadi lebih dini pada remaja yang tinggal di daerah perkotaan daripada remaja yang tinggal di daerah pedesaan. Hasil laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 diketahui bahwa 20,9% anak perempuan di Indonesia telah mengalami menarche di umur kurang dari 12 tahun. Tujuan : Mengetahui adanya hubungan konsumsi fast food dengan kejadian menarche dini pada Mahasiswi di STIKes Medistra Indonesia 2018. Metode : Jenis penelitian ini adalah Cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi berusia di bawah 21 tahun yang menjadi mahasiswi di STIKes Medistra Indonesia yang berjumlah 135 siswa.Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik acak bertingkat (startified random sampling) dengan cara membuat kerangka sampel (sampling frame) dari daftar Mahasiswi DIII Kebidanan Tingkat 1 dan 2 yang terdaftar pada data masing-masing kelas. Alat pengumpulan data berupa kesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 90%. Hasil : Analisis Chi-square menunjukkan nilai uji statistic dengan menggunakan uji t di dapatkan nilai p value 0,04 ,maka terdapat pengaruh yang signifikan konsumsi fast food terhadap menarche dini. Kesimpulan : Ada hubungan konsumsi fast food terhadap menarche dini dimana nilai p value < niali α (0,04 < 0,05).
Cite
CITATION STYLE
Siregar, R. (2020). HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD TERHADAP MENARCHE DINI PADA MAHASISWI DI STIKes MEDISTRA INDONESIA TAHUN 2018. Jurnal Ayurveda Medistra, 2(1), 38–44. https://doi.org/10.51690/medistra-jurnal123.v2i1.17
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.