Abstract
Minyak jelantah , yang dalam penelitian ini diambil dari penjual gorengan yang ada didalam kota Palembang , ini dipakai sebanyak 0,5 liter (500 cc) , selain itu katalis yang digunakan adalah KOH sebanyak 2 % dari berat minyak jelantah , alkohol yang dipakai dalam hal ini methanol 96% , serta karbon aktif yang berfungsi untuk mengikat asam lemak bebas dipakai sebanyak 10 % dari berat minyak jelantah. Proses penelitian dilakukan secara bertahap, dalam hal ini dilakukan dengan 4 tahap ,yaitu tahap pertama adalah proses bleaching menggunakan karbon aktif, tahap kedua proses esterifikasi untuk mendapatkan senyak Metoksida , tahap ketiga adalah tran esterifikasi dengan mereaksikan senyawa minyak jelantah yang sudah di bleaching dengan larutan metoksida , dalam hal ini putaran pengaduk berjalan konstan 200 rpm, selama 1 jam, temperature reaksi dibuat bertahap dari 50oC,60oC 70oC dan 80oC, begitu juga dengan waktu reaksi, mulai dari 50’ , 60’, 70’ dan 80’. Hasil dari penelitian ini didapat rendemen biodiesel sebanyak 74,5% dengan density 8,1 gram/cc.
Cite
CITATION STYLE
Laili, R. (2022). PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL BAHAN BAKAR CAIR ALTERNATIVE DENGAN METODE PENGADUKAN YANG KONSTAN. Jurnal Tekno, 19(1), 11–19. https://doi.org/10.33557/jtekno.v19i1.1633
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.