Deradikalisasi Teroris melalui Lapas Supermaksimum Security dari Perpective Implementasi Kebijakan

  • Rini D
  • Kurniawan T
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Terorisme sebagai kejahatan ‘ideologi’ telah menjadi ancaman bagi lapas, termasuk dengan beberapa kejadian radikalisme di dalam lapas minimum security. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan lapas supermaksimum security di Lapas Kelas IIA pasir Putih dalam rangka mewujudkan revatilisasi pemasyarakatan. Peneliti menggunakan teori yang disampaikan oleh Grindle sebagai panduan terkait implementasi kebijakan. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan tinjauan pustaka untuk mengumpulkan dokumen-dokumen tentang penerapan kebijakan lapas risiko tinggi dalam rangka mewujudkan sistem pemasyarakatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan lapas keamanan super maksimum dalam rangka mewujudkan revatilasisasi pemasyarakatan memberikan hasil yang positif bagi kelompok sasaran. Mengingat penerapananya yang masih 2 tahun berjalan, baik dalam konteks implementasi dan isi kebijakan masih diperlukan usaha lebih maksimal. Meskipun dapat dikatakan bahwa dua aspek tersebut sudah mengarah terlaksana kebijakan yang baik untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rini, D. E., & Kurniawan, T. (2019). Deradikalisasi Teroris melalui Lapas Supermaksimum Security dari Perpective Implementasi Kebijakan. Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 7(2), 42. https://doi.org/10.31289/publika.v7i2.2822

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free