Pengaruh Pemberian Minuman Karbohidrat (Maltodekstrin 12,5%) Praoperasi terhadap Kejadian Mual dan Muntah Pascamastektomi

  • Aditya A
  • Fuadi I
  • Rachman I
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mual dan muntah pascaoperasi (postoperative nausea and vomiting, PONV) menjadi masalah yang umum terjadi setelah operasi mastektomi dengan angka kejadian berkisar 21–92%. Pemberian minuman karbohidrat (CHO) praoperasi ditawarkan sebagai sebuah solusi menurunkan PONV dan juga merupakan salah satu komponen penting dan disarankan untuk mencapai enhanced recovery after surgery (ERAS). CHO berhubungan dengan penurunan katabolisme dan resistensi insulin pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian minuman berkarbohidrat (CHO) oral sebelum operasi terhadap tingkat kejadian PONV pascaoperasi mastektomi. Penelitian menggunakan eksperimental uji acak buta tunggal di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada November 2019–Februari 2020. Sebanyak 46 pasien dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok K (kelompok kontrol, air mineral, n=23 subjek) dan kelompok C (kelompok CHO, n=23 subjek). Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan Uji Mann-hitney. Kejadian mual muntah pada kelompok kontrol lebih besar dibanding dengan kelompok CHO pada menit 0–30 (57% vs 22%), pada menit 30–60 (91% vs 61%), dan pada menit 60–120 (78% vs 61%) dengan perbedaan yang bermakna (p<0,05). Simpulan, pemberian minuman karbohidrat praoperasi dapat menurunkan kejadian mual muntah pascamastektomi dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aditya, A., Fuadi, I., & Rachman, I. A. (2020). Pengaruh Pemberian Minuman Karbohidrat (Maltodekstrin 12,5%) Praoperasi terhadap Kejadian Mual dan Muntah Pascamastektomi. Jurnal Anestesi Perioperatif, 8(2), 67–74. https://doi.org/10.15851/jap.v8n2.2039

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free