Studi Analisis Pemamfaatan Hasil Pengupasan Aspal untuk Daur Ulang Campuran HRS-WC

  • Latjemma Sudirman
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Limbah perkerasan aspal merupakan sumber daya yang dapat dimanfaatkan kembali. Dalam daur ulang aspal dikenal beberapa teknik daur ulang yaitu daur ulang pelaksanaan di lapangan (In Place) dan ditempat  pencampur (In Plant), yakni  hasil  garukan  dibawa  kealat  pencampur untuk diperbaiki propertiesnya. Pemanfaatan  bahan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) dapat digunakan kembali dalam campuran beraspal baru karena komponen dari campuran, aspal dan agregat masih memiliki nilai. Pencampuran beraspal hasil kupasan perkerasan lama perlu dilakukan pengujian extraksi kadar aspalnya, guna mengetahui bagaimana hasil pengujia nekstraksi dan gradasi dari perkerasan lama serta pemanfaatan hasil pengupasan aspal setelah didaur ulang berdasarkan Spesifikasi-Umum-2018-Revisi-1. Dari hasil extraksika dar aspal rata-rata untuk campuran aspal HRS-WC (Existing). yaitu 5.19 %. Untuk memenuhi ketentuan spesifikasi kadar aspal efektif Min 5.90 %,. Ketentuan syarat gradasi hasil Extraksi kadar aspal daur ulang yaitu 6.50 %. Sehingga diperlukan penentuan penambahan kadar aspal sebesar 1.31%. Agar campuran aspal HRS-WC (Existing). Dapat memenuhi syaratgra dasi dan spesifikasi

Cite

CITATION STYLE

APA

Latjemma Sudirman. (2022). Studi Analisis Pemamfaatan Hasil Pengupasan Aspal untuk Daur Ulang Campuran HRS-WC. Jurnal Multidisiplin Madani, 2(10), 3678–3687. https://doi.org/10.55927/mudima.v2i10.1410

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free