Efektivitas ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) dan Cabe Jawa (Piper retrofractum) sebagai Insektisida Alami Hama Kutu Putih (Paracoccus marginatus) pada Tanaman Singkong (Manihot esculenta)

  • Aswan M
  • Nurmasari F
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanaman singkong (Manihot esculenta) merupakan salah satu tanaman penting bagi masyarakat di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Salah satu masalah utama yang sering dihadapi oleh petani singkong adalah serangan hama kutu putih (Paracoccus marginatus). Serangan hama kutu putih dapat mengurangi kemampuan tanaman untuk tumbuh dan menghasilkan cadangan makanan, yang pada akhirnya akan menyebabkan penurunan angka produksi tanaman singkong. Penggunaan insektisida kimia telah lama dilakukan sebagai langkah penanggulangan dampak hama kutu putih. Namun penggunaan insektisida kimia dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, perlu ditemukan pembasmi hama yang minim dampak, salah satunya adalah dengan penggunaan insektisida alami. Banyak ragam dan jenis tanaman yang dapat dijadikan insektisida alami, antara lain cabe jawa (Piper retrofractum), dan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan jahe merah dan cabe Jawa sebagai alternatif insektisida alami dalam mengendalikan hama kutu putih pada tanaman singkong. Hasil pengamatan dan analisis data menunjukkan bahwa Insektisida Alami dengan kandungan ekstrak Buah Cabe Jawa dengan Konsentrasi 15% menyebabkan kematian imago P. marginatus terbesar dan memiliki rata-rata Kecepatan Kematian tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aswan, M. S., & Nurmasari, F. (2024). Efektivitas ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) dan Cabe Jawa (Piper retrofractum) sebagai Insektisida Alami Hama Kutu Putih (Paracoccus marginatus) pada Tanaman Singkong (Manihot esculenta). BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi Dan Diversitas, 3(1), 56–64. https://doi.org/10.31537/biosapphire.v3i1.1745

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free