Manajemen Anestesi pada Pasien Preeklampsia Berat dan Eklampsia yang Dilakukan Seksio Sesarea Darurat

  • Nur Sumianto A
  • Isngadi I
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Preeklampsia merupakan penyebab tersering yang menyebabkan mortalitas dan morbiditas maternal. Prevalensi preeklamsia mencapai 3–7% dari keseluhan wanita hamil secara global. Kehamilan dengan preeklampsia menunjukka indikasi dilakukannya prosedur seksio sesaria, yang merupakan tantangan bagi anestesiologis. Tantangan tersebut meliputi risiko terhadap edema saluran nafas, disfungsi sirkulasi jantung, disfungsi sistem serebrovaskular, dan koagulopati. Pasien perempuan, 23 tahun, dengan preeklampsia berat, eklampsia, hiponatremia, hipoalbumin, dan suspek intrauterine growth retriction. Pada pemeriksaan fisik terdapat tekanan darah 172/92 mmHg, nadi 91 kali/menit, dan SpO2 97–98%. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan albumin 2,88 dan natrium 128. Pasien dilakukan prosedur seksio sesarea dengan teknik anestesi umum. Manajemen anestesi yang tepat dalam kehamilan dengan preeklampsia berat dan eklamsia untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat meningkatkan risiko perburukan kondisi pada pasien

Cite

CITATION STYLE

APA

Nur Sumianto, A. A., & Isngadi, I. (2025). Manajemen Anestesi pada Pasien Preeklampsia Berat dan Eklampsia yang Dilakukan Seksio Sesarea Darurat. Jurnal Anestesi Obstetri Indonesia, 8(1), 25–31. https://doi.org/10.47507/obstetri.v8i1.164

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free