ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING TERHADAP LEMBAGA KEUANGAN KONVENSIONAL DI INDONESIA

  • Alvi Khikmatin
  • Putri Setianingsih
N/ACitations
Citations of this article
213Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Muslim senang dengan perkembangan Bank Syari’ah. Jika Bank Syari’ah di Indonesia dibandingkan dengan Bank Syariah di seluruh dunia, Indonesia adalah yang terbesar, terbesar dalam jumlah Bank Syari’ah, terbesar dalam jumlah pelanggan, DPS, pegawai bank, dan terbesar dalam jumlah universitas yang menawarkan program perbankan syari’ah. Namun sangat ironis kebanyakan Muslim meresponnya negatif. Kenyataan menunjukkan kepada kita bahwa pelanggan Muslim di Bank Syari’ah adalah lebih sedikit daripada pelanggan non-Muslim. Sebenarnya, Bank Syari’ah adalah bank berdasarkan prinsip-prinsip syariah dalam operasionalnya, dan memiliki karakteristik dan prinsip-prinsip yang berbeda dibandingkan dengan bank konvensional. Prinsip-prinsip Bank syariah adalah 1). Menentang riba, 2). Menjual prioritas, 3). Saling menguntungkan dan bekerjasama, 4). Keadilan, dan 5). Bekerjasama meningkatkan prestasi. Dalam perspektif legalitas, bank syariah jelas berdasarkan hukum dalam aktivitas operasionalnya, yaitu (1) perundang-undangan dan peraturan bank Indonesia, (2) Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN), (3) peraturan perundang-undangan konvensional yang lain. Sehingga bank syariah diijin

Cite

CITATION STYLE

APA

Alvi Khikmatin, & Putri Setianingsih. (2021). ANALISIS PELUANG DAN TANTANGAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING TERHADAP LEMBAGA KEUANGAN KONVENSIONAL DI INDONESIA. Al-Iqtishod : Jurnal Ekonomi Syariah, 3(1), 49–62. https://doi.org/10.51339/iqtis.v3i1.257

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free