Komunikasi Terapeutik dan Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rawat Inap RS Cikarang

  • Ramadhan D
  • Syachrul Mubarok M
  • Bratajaya C
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Komunikasi terapeutik perawat memiliki peran krusial dalam meningkatkan kepuasan pasien, namun penelitian mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien DMT2 di Ruang Rawat Interna RS Sentra Medika Cikarang. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 60 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan pasien (p = 0,029), dengan Prevalence Ratio (PR) 2,045 (Confidence Interval (CI 1,143–3,660) serta Correlation Coefficient (CC) 0,301, yang mengindikasikan hubungan rendah. Kesimpulannya, komunikasi terapeutik yang efektif berkontribusi secara positif terhadap peningkatan kepuasan pasien DMT2. Oleh karena itu, perawat perlu mengembangkan keterampilan komunikasi terapeutik, sementara rumah sakit disarankan untuk mengadakan pelatihan rutin guna meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan secara menyeluruh.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramadhan, D., Syachrul Mubarok, M. R., & Bratajaya, C. N. A. (2026). Komunikasi Terapeutik dan Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rawat Inap RS Cikarang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 13(1), 1–8. https://doi.org/10.55500/jikr.v13i1.286

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free