IDENTIFIKASI PLANKTON DI KAWASAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT KABUPATEN BANTAENG, SULAWESI SELATAN DENGAN METODE DNA BARCODING

  • Apriliyanti M
  • Sutanti S
  • Utomo D
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

DNA barcoding merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi plankton dengan melihat materi genetiknya. DNA barcoding dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu ekstraksi, amplifikasi, purifikasi, dan sekuensing. Sampel yang digunakan adalah diambil pada bulan Juli 2017 dan Desember 2017 dari kawasan budidaya rumput laut Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi plankton dari kawasan budidaya rumput laut di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan dengan metode DNA barcoding menggunakan primer 18S rDNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plankton yang teridentifikasi adalah zooplankton, yaitu Pegurus bernhardus, Canthocalanus pauper, Calanus finmarchicus, dan Copepoda pada stasiun B, Acartia longiremis dan Subeucalanus pileatus pada stasiun C, dan Oithona sp. pada stasiun D dan E.

Cite

CITATION STYLE

APA

Apriliyanti, M. S., Sutanti, S., & Utomo, D. S. C. (2019). IDENTIFIKASI PLANKTON DI KAWASAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT KABUPATEN BANTAENG, SULAWESI SELATAN DENGAN METODE DNA BARCODING. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 9(1), 65–72. https://doi.org/10.24319/jtpk.9.65-72

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free