Abstract
Praktik konsumsi minuman alkohol memiliki makna tersendiri bagi para remaja. Sekalipun mereka memahami dan mempraktikan aturan agama mereka, namun para remaja memiliki pengetahuan tersendiri tentang minuman alkohol. Melalui pengetahuan mereka, seolah-olah dapat lolos dari aturan agama mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengalaman mengkonsumsi alkohol dan prakti keagamaan remaja di Surabaya. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan teori interaksinonlisme simbolik untuk mengetahui presepsi tentang konsumis alkohol; mencari tahu tentang konsumsi alkohol, sehingga meloloskan diri dari aturan agama. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para remaja memiliki makna tentang konsumsi alkohol, seperti simbol kebahagiaan, penlampiasan, pencair suasana, rasa syukur, dan kebersamaan. Para remaja memberikan alasan bahwa konsumsi alkohol bukan urusan halal atau haramnya, selama tidak merugikan orang lain. Stigma masyarakat tentang alkohol adalah penyimpangan sosial dan agama dikarenakan digunakan secara rusuh, sehingga merugikan orang lain.
Cite
CITATION STYLE
Gultom, F., & Fauzi, A. M. (2022). Minuman Alkohol dan Agama : Studi pada Remaja di Surabaya. MOMENTUM : Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 11(2), 170–187. https://doi.org/10.58472/mmt.v11i2.157
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.