Abstract
Untuk mendukung program bauran energi nasional dari Energi Baru Terbarukan (EBT) 23%, pemerintah provinsi Kalimantan Timur telah meluncurkan program "Green Energy for Better Future". Namun, EBT yang telah diterapkan baru sebatas 6.53% dan didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Dengan kondisi ini, salah satu rencana BRIDA Kaltim untuk meningkatkan prosentase EBT adalah dengan membangun sumber EBT selain Surya, agar sebaran EBT-nya juga lebih bervariatif. Pada kajian ini, sumber EBT Bayu dikaji apakah cocok untuk diterapkan di Kalimantan Timur atau tidak. Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa potensi angin di Kalimantan Timur termasuk kategori lembut (gentle breeze) sehingga potensi sebagai PLTB sangat kecil dan inipun berpusat pada daerah – daerah pesisir saja. Untuk itu, Kalimantan Timur sebaiknya mengkaji potensi EBT yang lain selain angin, dan apabila Kalimantan Timur masih tetap ingin mengembangkan pembangkit listrik tenaga angin (PLTB), maka rekomendasinya adalah PLTB skala mikro saja dan dengan sistem hybrid bersama sumber tenaga listrik lainnya. PLTB berfungsi sebagai secondary power plant ditopang oleh sumber daya listrik primer yang difungsikan ketika kondisi cut-off angin.
Cite
CITATION STYLE
Purwanto, A., Yulianti, D., Sulastri, Y., Wijayaingtyas, C. T., -, S., & -, I. (2023). EVALUASI ENERGI BARU & TERBARUKAN (EBT) BERBASIS BAYU UNTUK KALIMANTAN TIMUR. Jurnal Analis Kebijakan, 7(2), 136–152. https://doi.org/10.37145/jak.v7i2.656
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.