MENCETAK GENERASI ANAK USIA DINI YANG BERJIWA QUR’ANI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

  • Hidayati E
N/ACitations
Citations of this article
189Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Al Qur’an adalah sumber segala ilmu. Baik itu ilmu umum, maupun ilmu agama. Anak usia dini sebagai generasi yang berjiwa qur’ani akan membuat pendidikan menjadi lebih baik. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang harus ditanamkan pada anak sedini mungkin agar mempunyai arah tujuan yang lurus dan benar. Penelitian ini menggunakan model kualitatif deskriptif dalam bentuk library research dengan metode dokumentasi untuk menjawab rumusan masalah yang sudah ditentukan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui generasi anak usia dini yang berjiwa qur’ani dan perspektif pendidikan agama Islam. Hasil dari penelitian ini yaitu generasi anak usia dini qur’ani adalah generasi yang menjaga ayat-ayat Allah dihatinya, yang memiliki kepribadian Qur’ani, yang mengambil Al-Qur’an sebagai sumber utama kehidupannya melalui membaca, mempelajari, memahami dan mengamalkan Al Qur’an dalam setiap aspek kehidupan. Kedua yaitu dalam perspektif Pendidikan Agama Islam yaitu: dengan membangun kepribadian Qur’ani sejak dini dengan cara antara lain: membangun rasa cinta pada Al-Qur’an, memperdengarkan lantunan ayat Al Qur’an one day one juz, menumbuhkan mujahadah takwa kepada Allah, tadabbur Al-Qur’an, mengatasi rasa malas berinteraksi dengan Al-Quran, serta menyampaikan isi Al-Qur’an.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayati, E. W. (2020). MENCETAK GENERASI ANAK USIA DINI YANG BERJIWA QUR’ANI DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. JCE (Journal of Childhood Education), 3(2), 54. https://doi.org/10.30736/jce.v3i1.93

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free