Representasi Resiliensi Generasi Sandwich dalam Film “Home Sweet Loan”

  • Pamungkas A
  • Tutiasri R
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Resiliensi pada generasi sandwich di zaman ini dibutuhkan untuk bertahan dalam keadaan yang dialami. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana resiliensi generasi sandwich direpresentasikan pada film “Home Sweet Loan” yang menggambarkan dinamika realitas sosial generasi sandwich terutama peran perempuan dalam keluarga multigenerasi serta kemampuannya untuk beresiliensi. menggunakan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui metode dokumentasi dan observasi, yang kemudian dianalisis melalui tiga tingkatan makna denotasi, konotasi, dan mitos milik Roland Barthes. Penelitian ini mampu untuk menginterpretasikan makna dari suatu kejadian interaksi perilaku manusia dalam konteks tertentu berdasarkan sudut pandang peneliti. Penelitian yang menggunakan penelitian kualitatif bertujuan untuk mengeksplorasi objek penelitian secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Home Sweet Loan merepresentasikan resiliensi generasi sandwich melalui: dukungan sosial, pengendalian diri, optimisme, dan cara penyelesaian masalah. Karakter Kaluna digambarkan sebagai wanita generasi sandwich yang resilien meski berhadapan dengan masalah keluarga multidimensi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pamungkas, A. R., & Tutiasri, R. P. (2025). Representasi Resiliensi Generasi Sandwich dalam Film “Home Sweet Loan.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(12), 14245–14252. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i12.10332

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free