Abstract
Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mengalami gangguan dalam aspek kognitif, volisional, afektif, dan psikomotor yang berdampak pada kehidupan sosial, pekerjaan, serta hubungan keluarga. Peran keluarga sangat penting dalam proses perawatan dan pemulihan pasien ODGJ, namun banyak keluarga mengalami stres, kecemasan, serta kesulitan dalam memahami kondisi anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang kurang mendukung dapat menghambat keberhasilan perawatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga dalam merawat ODGJ guna menurunkan tingkat kecemasan mereka. Program ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kuranji pada tanggal 8-9 januari 2025 melalui edukasi, pelatihan, serta pemberian dukungan kepada keluarga pasien menggunakan instrumen dari notoadmodjo 2013 dan HARS (hamilton ansiety rating scale). Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian Masyarakat ini diperoleh data 80,06% keluarga mengalami kecemasan ringan, 75,51% pengetahuan tinggi dan 50,6% sikap keluarga baik setelah diberikan pendidikan kesehatan. Diharapkan melalui kegiatan ini, keluarga dapat memiliki pemahaman yang lebih baik, bersikap lebih positif, serta mampu memberikan dukungan optimal dalam proses perawatan ODGJ.
Cite
CITATION STYLE
Gusdiansyah, E., Syarli, S., Yuanita Ananda, & Deni Maisa Putra. (2025). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Keluarga Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Merawat Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK), 4(1), 8–14. https://doi.org/10.33757/jpik.v4i1.88
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.