Abstract
Eksklusi sosial dan model pemberdayaan peternak merupakan kajian sosiologis pembebasan peternak dari dominasi pemodal besar atau kapitalis. Peternakan khususnya peternak rakyat (unggas) dewasa telah mengalami tantangan dan hambatan dalam keberlanjutan usahanya. Hal ini terkait baik suprastruktur dan Infrastruktur pengembangan peternakan yang tidak memihak kepada peternak rakyat. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui akar masalah penyebab terjadinya eksklusi sosial peternakan rakyat dan dampaknya serta model pemberdayaan bagaimana yang dapat mengatasi marjinalisasi peternak. Studi ini dilakukan dengan metode campuran atau (mix method) meliputi studi kasus, studi dokumentasi dan kajian fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akar masalah terjadinya marjinalisasi dan gulung tikarnya peternak disebabkan oleh adanya regulasi atau aturan yang menyebabkan pihak pemodal melakukan intervensi usaha yang menguasai seluruh sumber modal usaha mulai dari hulu sampai hilir. Solusi pemberdayaan yang relatif mampu mengatasi permasalahan adalah pemberdayaan rekonstruksi komprehensif yang terkait perubahan regulasi dan dan adanya konvensi dalam aspek penyediaan sapronak dan harga produksi.
Cite
CITATION STYLE
Sulaeman, M. (2019). DAMPAK EKSKLUSI SOSIAL DAN MODEL PEMBERDAYAAN PETERNAK. Jurnal Sosial Bisnis Peternakan, 1(1), 19. https://doi.org/10.24198/jsbp.v1i1.25491
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.