Tatalaksana Paresis Nervus Fasialis akibat Fraktur Temporal

  • Khalisha A
  • Rosalinda R
  • Handayani T
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang: Fraktur tulang temporal merupakan salah satu cedera kepala yang sering terjadi akibat trauma tumpul berenergi tinggi. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah paresis nervus fasialis, yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. Diagnosis ditegakkan dengan adanya riwayat trauma kepala disertai paresis nervus fasialis satu sisi, penurunan pendengaran dan tampak adanya garis fraktur pada High-Resolution Computed Tomography (HRCT) scan temporal. Laporan kasus: Dilaporkan seorang perempuan 43 tahun dengan keluhan wajah sisi kiri mencong sejak 1 bulan pasca kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan menunjukkan hemotimpanum, paresis nervus fasialis perifer sinistra House-Brackmann V, gangguan pendengaran konduktif, dan hasil HRCT menunjukkan fraktur longitudinal tulang temporal kiri melibatkan dinding kanalis fasialis. Pasien ditatalaksana dengan pemasangan pipa grommet dan injeksi kortikosteroid intratimpani, terapi medikamentosa berupa obat neurotropik dan tetes mata, serta fisioterapi wajah. Perbaikan klinis terjadi bertahap hingga House-Brackmann III dalam 2 bulan pasca tindakan. Kesimpulan: Penatalaksanaan paresis nervus fasialis akibat fraktur tulang temporal memerlukan pendekatan multidisiplin. Deteksi dini, evaluasi menyeluruh, dan tatalaksana yang tepat dapat meningkatkan prognosis, memperbaiki fungsi nervus fasialis, dan mencegah kecacatan jangka panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Khalisha, A. Y., Rosalinda, R., & Handayani, T. (2025). Tatalaksana Paresis Nervus Fasialis akibat Fraktur Temporal. Jurnal Otorinolaringologi Kepala Dan Leher Indonesia, 4(1), 95–109. https://doi.org/10.25077/jokli.v4i1.85

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free