Abstract
Tafsir al-Mishbah merupakan sebuah karya besar anak bangsa Indonesia. Muhammad Quraish Shihab lewat tafsir al-Mishbah bertujuan menghidangkan ayat-ayat al-Qur’an agar mudah dipahami pembacanya. Mufassir berusaha untuk menjelaskan untuk menghapus kesalahpahaman terhadap al-Qur’an atau kandungan ayat-ayatnya sehingga pesan-pesan al-Qur’an diterapkan dengan sepenuh hati dalam kehidupan pribadi dan masyarakat. Makalah ini berusaha membahas bagaimana latar belakang kehidupan mufassir, penafsiran tafsir, dan metodologi tafsir al-Mishbah. Hasil dari makalah ini menjelaskan bahwa pengalaman M. Quraish Shihab menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an sebelumnya pada saat menjadi dosen membuatnya matang dalam menulis tafsir al Mishbah. Tafsir al-Mishbah ditulis dalam bahasa yang sederhana dan dapat dipahami oleh berbagai kalangan dan sesuai dengan tujuan penulisannya yaitu membumikan al-Qur’an. Dilihat dari metode penafsirannya yaitu metode tahlily, ini tergambar dari menafsirkan ayat demi ayat sesuai urutan surat yang terdapat dalam Mushaf. Sedangkan corak penafsirannya adalah al-adabi al ijtima’i, yaitu corak tafsir yang menekankan pada aspek sastra, budaya dan kemasyarakatan.
Cite
CITATION STYLE
Suharyat, Y., & Asiah, S. (2022). METODOLOGI TAFSIR AL-MISHBAH. Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, Dan Inovasi, 2(5). https://doi.org/10.59818/jpi.v2i5.289
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.