Reinterpretasi Kebun Anggur Nabot dalam 1 Raja-raja 21:1-29 melalui Pendekatan Postkolonial Naratif Kritis

  • Refialy D
  • Masinambow Y
  • Palilingan S
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menawarkan secara kritis pembacaan terhadap teks Alkitab melalui pendekatan poskolonial naratif sebagai respon atas adanya tendensi kolonial yakni perebutan tanah dalam teks 1 Raja-raja 21:1-29. Penelitian ini berlandaskan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan literatur dalam mengkaji gagasan teologis kebun anggur Nabot berdasarkan interpretasi poskolonial naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat narasi penindasan dan perebutan tanah oleh penguasa yakni raja Ahab terhadap Nabot. Melalui pembacaan poskolonial terhadap narasi tersebut, Nabot berani menggugat keinginan raja. Selain itu, penafsir serta pembaca mampu mengkritisi serta menggumuli teks kekerasan dan penindasan dalam Alkitab yang adalah Firman Allah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Refialy, D. Y., Masinambow, Y., & Palilingan, S. (2023). Reinterpretasi Kebun Anggur Nabot dalam 1 Raja-raja 21:1-29 melalui Pendekatan Postkolonial Naratif Kritis. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 5(2), 72–84. https://doi.org/10.36270/pengarah.v5i2.164

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free