Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah menjabarkan kerusakan alam yang diilustrasikan dalam cerita yang berjudul Terdampar di Dunia Plastik Karya Sukini. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi sastra berdasarkan pada teori ekokritik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara menganalisa isu kerusakan lingkungan yang ada padacerita Terdampar di Dunia Plastik Karya Sukini. Hasil penelitiannya adalah bagaimana kerusakan lingkungan digambarkan dalam buku tersebut. Kerusakan itu meliputi kerusakan ekosistem laut, hutan, dan kehidupan manusia akibat sampah plastik yang sudah sangat meresahkan dan berbahaya. Implikasi penelitian ini adalah pemilihan materi ajar yang merespon kerusakan lingkungan untuk pembelajaran Bahasa Indonesia yang responsif lingkungan. Penggunaan materi ajar berkonten kerusakan lingkungan untuk membuat peserta didik terlibat lebih banyak dalam penyelesaian kerusakan lingkungan yang bisa dijangkau oleh peserta didik. Hal tersebut sebagai bentuk rasa peduli , keprihatinan, dan perhatian pada lingkungan alam, yang juga menjadi edukator untuk menyampaikan bahaya sampah plastik dan pentingnya menjaga lingkungan serta mengajak pembaca untuk menjadi spesialis perubahan yang dapat diandalkan dalam melindungi iklim dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai seperti sedotan, karung plastik, dan botol air minum. Selain itu juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan dan bertanggung jawab terhadap bumi kita
Cite
CITATION STYLE
Anisa Sofiana Perdani, Ambarwati, A., & Badrih, M. (2025). ISU LINGKUNGAN DALAM CERITA TERDAMPAR DI DUNIA PLASTIK : IMPLIKASI UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA RESPONSIF LINGKUNGAN. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 582–598. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.12045
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.