Tangsi-Tangsi Kolonial dan Tahanan Perempuan di Sumatera Barat

  • Arsa D
  • Hakim L
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini menelaah keberadaan bangsal khusus perempuan dan perlakukan kekuasaan kolonial Belanda terhadap perempuan-perempuan dalam penjara-penjara kolonial yang ada di Sumatra Barat (Sumatra’s Westkust). Artikel ini merupakan karya historiografi yang penyusunannya menggunakan metode penyusunan yang dikenal pada umumnya dalam metode penyusunan sejarah modern: heuristik, kritik intern-ekstern; klasifikasi-interpretasi; dan ekplanasi dalam bentuk historiografi. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan sejarah perempuan yang menelaah posisi perempuan di bawah kekuasaan patriarkis-kolonial. Dari artikel ini dapatkan: 1). Penjara-penjara kolonial telah hadir di Sumatra Barat sejak abad ke-17, bermula di Padang dan jejaring itu semakin melebar ke dataran tinggi Minangkabau seiring menguatnya kekuasaan politik kolonial di abad-abad setelah itu; 2) Namun tidak satu pun penjara-penjara koloial yang ada di Sumatra Barat itu menyediakan bangsal khusus bagi perempuan, selain hanya ada kamar titipan di antara sel-sel laki-laki sebelum si terhukum-perempuan dikirim ke penjara khusus perempuan di Jawa; semua petugas dari lapisah paling bawah hingga yang teratas juga adalah laki-laki; 3) Ketiadaan bangsal khusus perempuan dan petugas perempuan telah memberi hukuman yang berlipat ganda bagi seorang tahanan perempuan, terutama tahanan perempuan Minangkabau yang biasa menjunjung adat dan nilai moral: hukuman badan karena terkurung terali dan tembok & hukuman psikologis sekaligus karena harus berhadapan dengan petugas-petugas yang semuanya laki-laki.

Cite

CITATION STYLE

APA

Arsa, D., & Hakim, L. (2019). Tangsi-Tangsi Kolonial dan Tahanan Perempuan di Sumatera Barat. Kafa`ah: Journal of Gender Studies, 9(2), 191. https://doi.org/10.15548/jk.v9i2.287

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free