Dilema Algoritma: Dramaturgi di Media Sosial

  • Alif Iman N
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Aktif di media sosial—seperti telah dipikirkan oleh banyak pengamat—mendatangkan mudarat, kendati artefak digital itu memberi pula sejumlah keasyikan. Selain candu bagi pengguna, media sosial mendatangkan pula dilema. Tulisan berikut merupakan respons sosiologis terhadap gejala dilema sosial, seusai menonton film The Social Dilemma. Pengguna media sosial mengalami manipulasi perubahan perilaku, menjadi agen pemasaran secara sukarela sekaligus konsumen, tetapi tidak kuasa memutus jerat dilema, persis seperti gambaran dilema sosial sebagaimana digambarkan dan dicontohkan oleh Sosiologi. Salah satu pandangan yang dipinjam untuk memahami situasi dilema dalam masyarakat digital adalah perspektif presentasi diri dramaturgi Irving Goffman, sekaligus kritik atasnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alif Iman, N. (2023). Dilema Algoritma: Dramaturgi di Media Sosial. Dekonstruksi, 9(02), 52–61. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v9i02.145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free