Abstract
Latar Belakang: Anak usia sekolah merupakan anak dengan rentang usia 6 hingga 12 tahun dan pada rentang usia ini anak berisiko terjangkit berbagai penyakit dikarenakan anak banyak menghabiskan waktu di sekolah. Berbagai penyakit tersebut dapat dicegah dengan mempraktikkan cuci tangan yang benar. Salah satu faktor predisposisi dari perilaku mencuci tangan adalah jenis kelamin, namun belum ada hasil penelitian yang sepakat mengenai hubungan jenis kelamin dengan praktik cuci tangan yang benar pada anak usia sekolah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin dengan praktik cuci tangan yang benar pada anak usia sekolah Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional yang dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Jawa 5 Martapura. Responden merupakan siswa sekolah dasar di kelas II, III, IV dan V sebanyak 393 orang yang diperoleh menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji Pearson Product Moment. Intrumen penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan praktik cuci tangan yang benar (p value < 0,05). Kesimpulan: Anak usia sekolah dengan jenis kelamin perempuan memiliki skor praktik cuci tangan yang lebih serta terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan praktik cuci tangan yang benar pada anak usia sekolah.
Cite
CITATION STYLE
Ikasari, F. S., Setiawan, A., & Sukihananto, S. (2020). Jenis Kelamin Perempuan Memiliki Keterampilan Cuci Tangan yang Baik pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(01), 21–25. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i01.439
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.