Abstract
Motor diesel Wärtsilä 18V50DF yang digunakan untuk menggerakkan generator listrik di PLN Indonesia Power Bali PGU telah bekerja selama 36333 jam. Setelah dilakukan evaluasi, terjadi penurunan konsumsi bahan bakar dibandingkan dengan data awal saat perangkat dioperasikan pertama kali. Untuk meningkatkan kinerja motor diesel tersebut, beberapa langkah diambil, seperti mengganti filter udara dan komponen pada turbocharger. Tindakan ini meningkatkan tekanan udara yang masuk ke dalam silinder dan mengurangi suhu udara di dalam silinder. Setelah mengganti filter udara dan komponen pada turbocharger, konsumsi bahan bakar per jam motor diesel Wärtsilä 18V50DFmeningkat dari 1815,87 liter/jam (berdasarkan hasil evaluasi) menjadi 2025,39 liter/jam setelah dioptimalkan. Meskipun angka ini belum mencapai tingkat yang sama dengan data awal saat perangkat dioperasikan pertama kali, yaitu sebesar 2059,41 liter/jam, namun sudah mendekati angka tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan nilai bsfc sebesar 0,452 lb/HP jam, sementara hasil optimalisasi adalah 0,456 lb/HP jam. Dengan peningkatan dalam konsumsi bahan bakar, daya efektif meningkat dari 7609,08 HP menjadi 8427,80 HP, dan output dari generator menjadi stabil. Saat ini, motor diesel Wärtsilä 18V50DF memerlukan overhoul mayor karena telah melebihi batas waktu operasional sebesar 36000 jam. Overhoul mayor ini bertujuan untuk melakukan perawatan dan perbaikan menyeluruh pada motor diesel guna memastikan kinerjanya tetap optimal.
Cite
CITATION STYLE
Tandra, V., & Kasturi, K. (2023). OPTIMALISASI DIESEL WÄRTSILÄ 18V50DF DENGAN PEMAKAIAN BAHAN BAKAR HSD DI PLTDG PESANGGARAN 200 MW BALI. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi Dan Mineral, 3(1), 568–574. https://doi.org/10.53026/sntem.v3i1.1351
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.